AGUNGDo. Connect. Create. Hubungi Kami

Beranda › Wawasan › Blog

Blog

Pasar pijakan: menang di kolam kecil dulu

Blog6 menit bacaRedaksi AGUNG

Usaha baru jarang gagal karena pasarnya terlalu kecil. Lebih sering karena mencoba melayani semua orang sekaligus. Begini cara memilih satu segmen, menguasainya, lalu tumbuh dari sana.

Hampir setiap pendiri usaha pernah menulis kalimat seperti ini di proposalnya: "Pasar kami seluruh Indonesia." Kalimat itu terdengar ambisius, tetapi bagi usaha yang baru mulai, ia justru berbahaya. Sumber daya yang terbatas tersebar tipis, pesan pemasaran menjadi kabur, dan tidak ada satu kelompok pelanggan pun yang merasa produk itu benar-benar dibuat untuk mereka.

Dalam kerangka Disciplined Entrepreneurship yang dikembangkan Bill Aulet di MIT, langkah awalnya justru sebaliknya: pilih satu pasar pijakan (beachhead market), yaitu segmen kecil yang bisa Anda kuasai lebih dulu.

Apa itu pasar pijakan

Pasar pijakan adalah kelompok pelanggan yang cukup seragam sehingga memenuhi tiga syarat: mereka membeli produk yang serupa, dengan alasan yang serupa, dan saling berbicara satu sama lain. Syarat terakhir sering dilupakan, padahal di situlah kekuatannya. Ketika pelanggan dalam satu segmen saling merekomendasikan, biaya mendapatkan pelanggan berikutnya turun.

Contoh sederhana. "Usaha kuliner di Jawa Tengah" belum menjadi pasar pijakan. "Produsen sambal rumahan di Salatiga dan Semarang yang menjual lewat reseller dan ingin masuk ritel modern" jauh lebih dekat.

Cara memilihnya

Mulailah dengan menuliskan beberapa segmen yang mungkin, lalu nilai masing-masing dengan pertanyaan berikut:

Segmen dengan jawaban terbaik biasanya bukan yang terbesar. Ia adalah yang paling bisa Anda menangkan.

Kenali satu pelanggan dengan sangat baik

Setelah segmen dipilih, gambarkan satu pelanggan nyata yang mewakilinya: siapa dia, bagaimana ia memutuskan membeli, apa yang ia takutkan, dan siapa yang ia dengarkan. Semakin konkret, semakin mudah menulis pesan penjualan, menentukan harga, dan merancang layanan purnajual.

Buktikan dengan angka sederhana

Pasar pijakan diuji dengan dua angka. Pertama, berapa nilai seorang pelanggan selama ia membeli dari Anda. Kedua, berapa biaya untuk mendapatkan satu pelanggan baru, termasuk waktu Anda sendiri. Bila nilai pelanggan jauh di atas biaya mendapatkannya, Anda punya dasar untuk tumbuh. Bila belum, perbaiki produk, harga, atau kanal sebelum menambah wilayah.

Menang di kolam kecil bukan berarti berpikir kecil. Itu cara paling hemat untuk membuktikan bahwa usaha Anda layak menjadi besar.

Setelah menang, baru melebar

Ketika segmen pertama sudah dikuasai, misalnya pelanggan kembali membeli dan merekomendasikan produk Anda, langkah berikutnya adalah segmen yang bersebelahan: pelanggan serupa di kota lain, atau produk pendamping untuk pelanggan yang sama. Pertumbuhan seperti ini lebih lambat di awal, tetapi jauh lebih kokoh.

Inilah alasan AGUNG menilai setiap proyek dengan pertanyaan yang sama: produk apa yang sudah benar-benar dibayar pelanggan, dan di pasar mana usaha ini sudah menang?

Tulisan ini bersifat informasi umum, bukan nasihat hukum, pajak, maupun investasi. Untuk keputusan atas usaha Anda, konsultasikan dengan profesional yang berwenang.

Punya usaha yang siap tumbuh, atau pengalaman yang ingin Anda bagikan?

Ceritakan kepada kami. Tim AGUNG akan menghubungi Anda kembali.

Hubungi AGUNG →

Wawasan lainnya